Denpasar — Ketua Pembina Yayasan Samsul Ma’arif, Masuri, yang juga merupakan salah satu pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di Provinsi Bali, menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) yang tetap berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia.
Menurut Masuri, posisi POLRI yang berada langsung di bawah Presiden merupakan bagian penting dalam menjaga marwah serta independensi institusi kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Ia menilai, struktur tersebut juga mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara optimal.
“Saya Masuri selaku Ketua Pembina Yayasan Samsul Ma’arif serta salah satu pengurus Nahdlatul Ulama di Provinsi Bali, pada prinsipnya sangat mendukung keberadaan POLRI yang berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia,” ujarnya dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan POLRI dalam struktur tersebut diharapkan mampu memperkuat profesionalitas institusi kepolisian sekaligus memastikan setiap tugas pengamanan dan penegakan hukum dapat dijalankan secara objektif dan bertanggung jawab.
Masuri juga berharap POLRI terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dapat terus terjaga.
“Semoga seluruh tugas dan pengabdian yang dijalankan selalu mendapatkan petunjuk serta kemudahan,” tutupnya.
